.quickedit{ display:none; }

Monday, August 20, 2012

Bunga Soka Dalam Pot

""
Bunga, Soka, Dalam, Pot, soka, Bunga soka, cara, Menanam, Soka



Kalau pertumbuhan soka pot kerdil, daun menjadi klorosis karena pucat keputih-putihan bukan berarti gejala proses variegata.
Yang banyak di potkan biasanya soka mini.soka itu secara genetis memang tumbuh pendek dan berdaun kecil.soka bukan tanama asli indonesia. ”Hobiis mengenalnya sebagai Ixora coccinea. mereka mendatangkan dari Thailand.

Cepat masam 

Media tanam soka cepat masam.
Penyebabnya media tanam terlalu banyak air lantaran terlalu sering disiram. media tanam yang memandat, saluran pengeluaran  air tersumbat , bisa membuat media tanam mengeras atau terlalu banyak mengeluarkan air. Karena pH media  tanam menjadi rendah, pertumbuhan soka terganggu. Soka sangat peka perubahan pH karena toleransinya jelek.

Soka yang menunjukan gejala klorosis, meranggas, atau kerdil, perlu segera “disembuhkan”. Media tanam yang masam di netralkan. Paling praktis ganti media tanam sekaligus melakukan pergantian pot.

Media tanam terdiri dari campuran 50% pasir dengan 50% humus sangat bagus untuk soka pot. Pasir bersifat porous sekaligus menetralisir kemasaman kompos, karena pasir mengandung kalsium karbonat. Humus menahan air sehingga menjaga kelmbapan media tanam, sekaligus sumber pupuk organis. Dengan media tanam itu soka bisa tahan 6-8 bulan dalam kondisi normal dan sehat.

Kalau akar sudah menggumpal sebaiknya di pangkas, begitu pula sebagian tajuknya. Pemangkasan akan perlu diikuti  dengan pemangksan tajuk, agar penguapan air seimbang.baru setelah itu soka  ditanam di pot dengan media tanam baru. Satu bulan kemudian tunas-tunas daun dan pucuk-pucuk baru sudah menyembul ke luar.

Selain media tanam cocok, lubang pengeluaran air pun terjaga sempurna aliranya.
Dan soka sangat membutuhkan cahaya yang banyak. Penempatan di ruang terbuka cocok untuk soka. Minimal mendapat 6 jam penyinaran kalau mataharinya terik. Ditaruh di tempat yang kurang cahaya, soka akan malas berbunga.